TPP LOMBOK TENGAH

Portal Informasi dan Pemberdayan Masyarakat Desa Kabupaten Lombok Tengah

Agenda Mendes PDT di NTB: Dari Musrenbang hingga Peluncuran Program Satu Miliar per Desa

Ukuran Teks:
Menteri Desa PDT H. Yandri Susanto (tengah) bersama Wakil Gubernur NTB, Ibu Hj. Indah Dhamayanti Putri (kiri) dan Anggota DPR RI Komisi IX, Bapak H. Muazzim Akbar (kanan) pada kegiatan Dialog bersama Siswa SMK Magang ke Jepang di Ballroom Islamic Center NTB pada Kamis 16 April 2026.


NEWS, P3MD Lombok Tengah. Kunjungan kerja Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal ke Provinsi Nusa Tenggara Barat pada 16 hingga 17 April 2026 menghadirkan berbagai agenda penting yang mencakup Musrenbang, penguatan sumber daya manusia desa, hingga peluncuran Program Sejahtera dari Desa (Satu Miliar Satu Desa).

Rangkaian kegiatan dimulai dengan perjalanan menuju Hotel Lombok Raya menggunakan kendaraan dinas RI 27, yang menjadi pusat aktivitas utama selama kunjungan berlangsung di wilayah Kota Mataram.

Setibanya di lokasi, Menteri Desa langsung dijadwalkan menjadi pembicara dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan atau Musrenbang Provinsi NTB yang turut dihadiri oleh Menteri Sosial dan berbagai pemangku kepentingan daerah.

Dalam forum tersebut, pembahasan difokuskan pada sinkronisasi program pembangunan antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa serta mengurangi ketimpangan wilayah secara berkelanjutan.

Kehadiran dua menteri dalam satu forum strategis ini menjadi sinyal kuat adanya kolaborasi lintas sektor yang semakin diperkuat guna mendukung berbagai program prioritas nasional di daerah.

Rangkaian agenda berlanjut dengan pertemuan bersama peserta program magang ke Jepang yang merupakan salah satu program unggulan Kementerian Desa dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia desa.

Pertemuan tersebut berlangsung di Ballroom Islamic Center NTB, di mana para peserta mendapatkan arahan langsung dari Menteri terkait pengalaman, kedisiplinan, serta kontribusi yang diharapkan setelah mereka kembali ke desa asal.

Peserta magang ke Jepang ini merupakan siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan yang telah melalui proses seleksi ketat, mulai dari penyaringan administrasi, uji kompetensi, hingga pelatihan intensif sebelum diberangkatkan.

Program ini dirancang untuk membekali para siswa dengan keterampilan teknis, etos kerja, serta pengalaman internasional, sehingga mereka dapat menjadi agen perubahan dalam pembangunan desa berbasis inovasi dan produktivitas.

Memasuki hari kedua pada 17 April 2026, Menteri Desa dijadwalkan menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Lombok Barat yang menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah dan masyarakat setempat.

Dalam rangkaian peringatan tersebut, sejumlah agenda tambahan telah disiapkan, termasuk peluncuran Program Sejahtera dari Desa (Satu Miliar Satu Desa) yang menjadi salah satu agenda utama dalam kunjungan Mendes PDT di NTB.

Program ini diharapkan mampu mendorong percepatan pembangunan desa melalui dukungan anggaran yang signifikan, sehingga setiap desa memiliki kesempatan lebih besar dalam mengembangkan potensi lokal secara optimal.

Selain itu, Menteri Desa juga akan melakukan penyerahan Dokumen Isian Pelaksanaan Anggaran kepada perwakilan sepuluh kepala desa, didampingi oleh Gubernur NTB serta Bupati dan Wakil Bupati Lombok Barat.

Penyerahan anggaran tersebut menjadi simbol komitmen pemerintah dalam memastikan distribusi dana desa berjalan efektif, transparan, dan tepat sasaran untuk mendukung berbagai program pembangunan berbasis masyarakat.

Agenda penting lainnya adalah penganugerahan gelar kehormatan Arya Dasa Putra Bumi Patut Patuh Patju kepada Menteri Desa, serta Manggala Bumi Patut Patuh Patju kepada Bupati oleh Ketua Majelis Adat Sasak.

Penganugerahan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap kontribusi dan dedikasi dalam memajukan pembangunan daerah serta menjaga nilai-nilai budaya lokal yang menjadi identitas masyarakat Lombok Barat.

Kegiatan juga akan diramaikan dengan launching Sensus Ekonomi 2026 yang ditandai dengan pelepasan balon oleh para pejabat daerah sebagai simbol dimulainya pendataan ekonomi secara menyeluruh.

Selain itu, Menteri Desa dijadwalkan meresmikan pameran potensi dan prestasi desa yang ditandai dengan pemotongan pita, sebagai upaya mempromosikan hasil pembangunan serta inovasi desa kepada masyarakat luas.

Kunjungan kerja ini diharapkan menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, sekaligus mempercepat terwujudnya desa mandiri, sejahtera, dan berdaya saing tinggi di NTB.