Ditanya Nama Pejabat, Jawaban Siswa Ini Bikin Menteri Desa Ketawa—Endingnya Bikin Satu Ruangan Ngakak!
NEWS, P3MD Lombok Tengah. Suasana Ballroom Islamic Center NTB mendadak cair dan penuh gelak tawa saat Menteri Desa berdialog langsung dengan siswa SMK peserta Program Magang ke Jepang.
Usai menyampaikan sambutan, Menteri Desa mulai berinteraksi dengan para
siswa, “Coba, siapa nama Wakil Gubernur NTB?” tanyanya kepada salah satu siswa
yang ditunjuk maju ke depan.
Momen kocak muncul ketika siswa yang ditunjuk hanya terdiam dan tampak
kebingungan, hingga akhirnya menggeleng pelan, membuat hadirin spontan tertawa
melihat situasi tersebut.
Padahal, dalam sambutan sebelumnya, nama Wakil Gubernur NTB, Ibu Indah
Dhamayanti Putri—yang hadir di acara tersebut, sudah disebutkan, bahkan
diselingi celetukan ringan dari pendamping desa.
Gelombang tawa kembali pecah saat Menteri Desa bertanya, “Kalau anggota DPR
RI Komisi IX yang mewakili NTB, siapa namanya?” namun siswa lain cengengesan tidak
mampu menjawab.
“Coba langsung tanya ke orangnya,” ujar Menteri Desa sambil menunjuk orang
yang dimaksud, yang justru memancing tawa lebih besar dari seluruh hadirin di
dalam ruangan.
Ia pun menegaskan pentingnya keberanian bertanya, “Kalau nanti di Jepang,
kalian harus berani, temasuk berani bertanya, jangan diam dan malu,” pesannya
kepada para peserta magang tersebut.
Kejadian menggelitik berlanjut saat seorang siswa diminta menyebutkan teks
Pancasila, “Silakan, coba sebutkan,” kata Menteri Desa, namun siswa terlihat
gugup dan terbata-bata.
Ia bahkan keliru saat menyebutkan sila keempat, sehingga kembali mengundang
gelak tawa dari para hadirin yang menyaksikan momen tersebut secara langsung.
Dari momen tersebut, terselip pelajaran penting bahwa siswa harus tetap
fokus dan tidak mudah gugup agar mampu menguasai keadaan, terutama di
lingkungan baru dengan budaya berbeda seperti Jepang.
Suasana semakin riuh ketika seorang siswi ditanya, “Apa pesan utama dari
sambutan tadi?” namun jawabannya justru di luar dugaan dan mengundang tawa
besar.
Dengan polos, ia menjawab, “Membawa pulang cewek Jepang,” yang langsung
membuat seluruh ruangan pecah oleh tawa lepas yang membahana dan tak
terbendung.
Menteri Desa pun ikut tergelak dan meluruskan, bahwa pesan sebenarnya adalah
peluang masa depan, termasuk kemungkinan mendapatkan jodoh jika memang berjodoh
saat di Jepang.
Menariknya, para siswa yang terlibat dalam dialog tersebut juga mendapatkan
hadiah uang masing-masing sebesar Rp500 ribu sebagai bentuk apresiasi atas
keberanian mereka tampil di panggung.
Kegiatan ini pun tak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memberikan pembelajaran penting tentang keberanian, kesiapan mental, serta pentingnya menyimak informasi dengan baik.
